Semangat Merantau demi menuntut ilmu.

Imam Syafi’i merupakan seseorang yang lahir dari keluarga miskin. Sejak masih kecil, ia sudah ditinggal ayahnya dan menjadi seorang yatim. Menginjak usia 14 tahun, Imam Syafi’i memiliki keinginan besar untuk merantau, hal ini dikarenakan akan semangatnya beliau demi menuntut ilmu. Fatimah al-Azdiy, ibunda Imam Syafi’i memahami gelora semangat yang sedang bergejolak dihati anaknya untuk menggali ilmu Allah. Tidak ada pilihan lain selain melepas sang anak untuk menimba ilmu di negri orang.

Kepergian Imam Syafi’i ke banyak negeri mulai dari Makkah, Madinah, Yaman, Baghdad Iraq, hingga Mesir untuk menuntut ilmu bukanlah dari harta yang mengiringinya, akan tetapi untaian doa tulus nan indah yang mengantarkan kepergiannya

“Ya Allah, Tuhan yang menguasai seluruh alam. Anakku ini akan berjalan jauh meninggalkanku menuju keridhoanmu. Aku rela melepaskannya untuk menuntut ilmu peninggalan utusanMu. Oleh karena itu, aku bermohon kepada Mu ya Allah, mudahkanlah urusannya, peliharalah keselamatannya, panjangkanlah umurnya agar aku dapat melihat sepulangnya nanti dengan dada yang penuh ilmu yang berguna”.

Ayoo Sobat Muda yang masih duduk di bangku SMA/MAN/SMK jgn surut semangat untuk memperdalam keilmuan dibidang Halal Manajemen meskipun harus keluar dr kampung halaman, insyallah dapat menjadi Tenaga Ahli di industri halal baik dalam negeri serta luar negeri.

Saat ini Kampus yg telah siap dengan Jurusan Unggulan Managemen Halal adalah Uniti Kolej Malaysia.

Mari daftar kan diri Anda kawan kawan,
https://registrasi.kampusmanajemenhalal.com/
Informasi : 0813 1616 8700

Oleh Official KMH